Jumat, 26 April 2013

Jika Si Kecil Belum Juga Bisa Bicara

Ziggy anakku, bulan depan sudah masuk usia 18 bulan, tapi hingga saat ini masih belum bisa bicara. Kosakata yang dipunyai hanya yah yah, emoh...tidak bertambah-tambah dari sejak dia berumur sekitar 15 bulan. Padahal sepupunya, Ula, sudah bisa bicara mulai umur 10 bulan. Hal ini sempat membuatku khawatir, was-was ada yang tidak beres dengan tumbuh kembang Ziggy.

Banyak anjuran dari orang tua, saudara, teman, dari yang logis sampai yang tidak logis kudapatkan ketika tahu Ziggy belum bisa bicara. Kata ibu mertuaku, dalam bahasa Jawa "culikno sego, 2 pulukan, trs dulangno nang areke, ben cepet iso ngomong" (ambilkan 2 suap nasi yg baru matang, terus suapkan ke anaknya biar cepet bisa ngomong). Hal ini belum kulakukan karena jadwal masak nasiku selalu di saat Ziggy sedang tidur siang. Selain itu juga karena kupikir itu tidak logis dan mitos banget (maaf ya, bu...bukan maksud menantumu ini untuk tidak patuh... :) )

Terus datang seorang teman ke rumah, dan bilang kalau dulu anaknya juga sempat lambat bicara, terus dikasih tahu oleh seorang kyai kalau lidah anaknya harus digosok dengan cincin oleh ayahnya setiap pulang sholat Jum'at...Untuk yang ini aku dan Ayahnya Ziggy sempat mempraktekkannya sebanyak satu kali...dan tidak berhasil.

Saudara juga ada yang menyarankan untuk pura-pura tidak mengerti setiap kali Ziggy minta sesuatu dengan isyarat atau menunjuk. Naah...kalo yang ini masih rasional dan mulai kupraktekkan. Selama ini Ziggy memang sudah bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan caranya sendiri. Seperti ketika dia meminta dibukakan toples kue, dia akan meletakkan tanganku atau tangan ayahnya di atas tutup toples. Meminta susu, dia akan membaringkan badannya di atas kasur dan melambai-lambaikan tangannya...Dan suatu hari ketika dia meminta susu, aku sengaja pura-pura tidak mengerti dan bilang "Zinggy mau apa, ayo ngomong...mama tidak ngerti...". Karena jengkel permintaannya tidak dituruti, dia pun menangis sambil terus  melakukan aksi melambaikan tangan. Ini berlangsung lama sampai akhirnya aku tidak tega melihatnya. Akhirnya aku mengalah dan memberikan susu yang dimintanya. Tapi, hal ini terus kulakukan walau sampai sekarang belum berhasil membuat Ziggy mau bicara. Setidaknya ada usaha untuk mendorong anakku mau berbicara secara verbal.
Buat bunda yang juga mengalami hal semacam ini, ada baiknya baca artikel di bawah ini, biar tidak terlalu khawatir. Selamat membaca, semoga bermanfaat ya... :)
http://www.tabloidnova.com/Nova/Keluarga/Anak/Jika-Si-Kecil-Belum-Juga-Bisa-Bicara
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar