Training pant adalah celana khusus yang dipakai saat anak sedang melakukan ‘toilet training‘.
Dalam istilah psikologi perkembangan anak toilet training adalah masa memperkenalkan anak untuk membuang “hajat” dengan cara yang benar, mengontrol kapan menahan dan kapan membuang air kecil dan besar serta tahu dimana membuang hajat pada tempat yang seharusnya yaitu di toilet/kamar mandi.
Umur berapa anak diperkenalkan toilet training? Toilet training diajarkan sedini mungkin dari anak umur 1 sampai dengan 3 tahun. Caranya bisa dilakukan dengan melatih membawa anak ke toilet secara rutin setiap 2 jam sekali.
Biasakan sebelum dan sesudah bangun tidur langsung dibawa ke toilet. Namun disaat itu tentu masih saja terjadi kondisi yang tidak diinginkan (pee dan pup di celana). Atau anak telat menyadari kalau dia salah tempat, lapor ke Ibu-nya saat hajatnya sudah keluar di celana. Hal yang perlu dicatat adalah jangan memarahi, semakin anak merasa tertekan dan takut dimarahi, semakin ia tak mampu mengendalikan dirinya jika datang rasa ingin buang air. Ini disebabkan perasaan anak lebih cemas akan amarah kita daripada gagal membuang air kecil di tempatnya.
Hal lain yang menjadi bagian dari toilet training adalah mengajarkan anak bagaimana membersihkan sendiri kotorannya, membersihkan kemaluannya, dan menggunakan celananya kembali. Konsep ini melatih anak terampil mengkoordinasikan motoriknya. Secara keseluruhan toilet training mengajarkan anak untuk percaya pada kemampuannya dan melatih kemandirian sejak dini.
Nah training pant disini memiliki peran penting, ketika anak lupa mengatakan pee atau pup dan hajat sudah terlanjur keluar. Training pant bisa menahan sementara hajat tersebut.
Apa perbedaannya dengan cloth diaper? training pants hanya memiliki daya tampung sekali pipis, training pants memiliki sensasi basah sehingga diharapkan anak menyadari jika celananya basah dan membuat dia tidak nyaman.
Training Pants Nifo Kids ada 3 ukuran yaitu S, M, L.
Dalam istilah psikologi perkembangan anak toilet training adalah masa memperkenalkan anak untuk membuang “hajat” dengan cara yang benar, mengontrol kapan menahan dan kapan membuang air kecil dan besar serta tahu dimana membuang hajat pada tempat yang seharusnya yaitu di toilet/kamar mandi.
Umur berapa anak diperkenalkan toilet training? Toilet training diajarkan sedini mungkin dari anak umur 1 sampai dengan 3 tahun. Caranya bisa dilakukan dengan melatih membawa anak ke toilet secara rutin setiap 2 jam sekali.
Biasakan sebelum dan sesudah bangun tidur langsung dibawa ke toilet. Namun disaat itu tentu masih saja terjadi kondisi yang tidak diinginkan (pee dan pup di celana). Atau anak telat menyadari kalau dia salah tempat, lapor ke Ibu-nya saat hajatnya sudah keluar di celana. Hal yang perlu dicatat adalah jangan memarahi, semakin anak merasa tertekan dan takut dimarahi, semakin ia tak mampu mengendalikan dirinya jika datang rasa ingin buang air. Ini disebabkan perasaan anak lebih cemas akan amarah kita daripada gagal membuang air kecil di tempatnya.
Hal lain yang menjadi bagian dari toilet training adalah mengajarkan anak bagaimana membersihkan sendiri kotorannya, membersihkan kemaluannya, dan menggunakan celananya kembali. Konsep ini melatih anak terampil mengkoordinasikan motoriknya. Secara keseluruhan toilet training mengajarkan anak untuk percaya pada kemampuannya dan melatih kemandirian sejak dini.
Nah training pant disini memiliki peran penting, ketika anak lupa mengatakan pee atau pup dan hajat sudah terlanjur keluar. Training pant bisa menahan sementara hajat tersebut.
Apa perbedaannya dengan cloth diaper? training pants hanya memiliki daya tampung sekali pipis, training pants memiliki sensasi basah sehingga diharapkan anak menyadari jika celananya basah dan membuat dia tidak nyaman.
Training Pants Nifo Kids ada 3 ukuran yaitu S, M, L.














